Senin, 16 Februari 2026

Ustadz Muhammad Noor Zain, S.Pd.I

 


Ustadz Muhammad Noor Zain, S.Pd.I adalah salah seorang da’i ilallah dari Desa Teluk Daun, Kecamatan Amuntai Utara. Beliau merupakan pengasuh dan pengisi majelis taklim “Raudhatul Muhibbin” Teluk Daun. Pernah mengikuti Festival Majelis Taklim Nasional 2025, dan Peserta PAI Award 2024 bidang Peningkatan Literasi al-Qur’an mewakili Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Diantara kalam beliau:

“Menjaga kesehatan rohani lebih utama dari kesehatan jasmani. Jadi rohani yang perlu kita jaga. Seperti apa sehatnya rohani itu? Seperti kita berada dalam majelis ilmu, majelis dzikir itu namanya kesehatan rohani, yang itu lebih utama dari pada kesehatan jasmani. Badan tubuh kita ini penting juga dijaga kesehatannya tetapi apabila ada 2 (dua) mana yang lebih utama, rohani atau jasmani, maka rohani lebih utama, seperti menjaga hati daripada sifat iri, dengki, dendam, hasad, dan sebagainya”.

“Sakit jasmani berakhir pada kematian, sakit rohani berakhir neraka. Makanya tadi kalaulah jasmani kita yang sakit paling-paling ujung-ujungnya adalah meninggal, tapi kalau rohani kita yang sakit, hati kita yang sakit, maka berakhir di neraka”.

:Beribadah atau mengabdi kepada Allah. Makna beribadah ini adalah supaya mereka mengenal kepada Allah dan lorong atau jalan untuk mengenal Allah adalah dengan ibadah. Jadi bila orang itu benar-benar makrifat kepada Allah,maka ibadahnya tidak ketinggalan, tidak ditinggalkannya”.

“Cara mengenal Allah adalah dengan cara beribadah”

“Bila ma’rifatnya saja yang digawi, ma’rifat saja yang dikerjakan, yang dipegang kuat tetapi ibadanya ditinggalkan, maka orang ini adalah orang yang tertipu”

“Calon penghuni sorga selalu dapat kemudahan untuk beribadah. Jadi bi;a kita diberikan Allah Ta’ala Taufiq Hidayah (yaitu) ada hati ingin beribadah, berarti itu ada calon penghuni sorga”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar