KH. Sutera Ali bin H. Abdussatar lahir tahun 1909 M adalah salah seorang tokoh pendiri Pondok Pesantren “Darul Ulum” Desa Kembang Kuning, Amuntai. Dalam perkembangan selanjutnya beliau juga bersama-sama dengan KH. Abdul Wahab (Kota Raden) dan tokoh masyarakat lainnya duduk dalam kepengurusan pembangunan Madrasah Tsanawiyah “Darul Ulum” Amuntai (Diresmikan Januari 1979).
Beliau adalah figur orang tua yang
berhasil mendidik penerusnya sebagai tokoh dan ulama di masyarakat. Dari perkawinan beliau dengan Hj. Ummi Hani dikaruniai 16 orang anak. Di
antaranya, KH. Muhammad Ghazali Sutera Ali, Lc alumni Universitas Madinah yang
pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara, dan sekarang menjadi pendidik di
Pondok Pesantren “Darul Ulum” Amuntai, dan Ustadz H. Muhammad
Sibawaihi, Lc, M.Pd menjadi Dosen di
STAI al-Ma’arif, Buntok, Kalteng, Direktur Daerah LPPTKA BKPRMI Barito Selatan (2014), serta Pimpinan Pondok Pesantren dan Tahfizh Qur'an "Nurul Azhar Asy-Syarif".
KH. Sutera Ali memiliki sanad langsung dengan tuan guru H. Husin Qadri (Pengarang kitab "Senjata Mukmin") dan KH. Abdul Qadir Hasan pendiri Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan.
Telah berpulang ke rahmatullah pada tahun 2012 M.

