Kamis, 04 Juni 2026

Ustadz H. Khairil Muzakki, Lc

 


Ustadz H. Khairil Muzakki, Lc lahir Sabtu, 26 September 1981 (bertepatan dengan 27 Zulqa’dah 1401 H). Berlatar belakang pendidikan dasar di SD Muhammadiyah Alabio (lulud 1993). Madrasah Tsanawiyah “Darul Hijrah” Martapura (1996), Madrasah Aliyah “Darul Hijrah” Martapura (1999). Kemudian melanjutkan kulaih ke alAzhar Mesir (lulus 2005).  Sekarang Ketua majelis Tarjih Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Diantara kalam beliau:

“Agar hati, roh kita ini tetap terjaga kesuciannya, (maka) kita tetap perlu mengenal Allah Subhanahu wa ta’ala. Bagaimana cara mengenal Allah, (maka) kenali dulu diri kita masingmasing. Man ‘arafa nafsahu faqad ‘arafa rabbahu. Barangsiapa yang bisa mengenali dirinya maka dia akan mampu untuk mengenal Tuhannya. (Seperti) kita ini hidup. Siapa yang menghidupkan  ? Kita ini bisa hadir ke mesjid untuk shalat jama’ah dan thalabul ‘ilmi, siapa yang memberikan kesempatan, siapa yang memberi kemampuan? Kita bisa ini bisa itu, siapa yang memberi rezeki lawan kita? Kemana akhirnya kita ini nanti akan kembali? Nah (dengan itu) tentu kita akan menyadari, merenungi dan meresapi bahwasanya kita ini adalah hamba Allah yang wajib mengabdi kepadaNya, yang wajib beribadah kepadaNya. Kita serahkan ibadah kita (seperti ) shalat kita, mati kita hanyalah milik Allah, maka niscaya kita akan mampu mengenal Rabb, mengenal Tuhan kita”.

“Kemudian agar roh kita ini menjadi fitrah adalah Mahabbatullah, cinta kepada Allah. Bagaimana caranya kita mencintai Allah? Cara kita mencintai Allah adalah dengan cara mengenal tauhid, mengenal uluhiyyah Allah, mengenal Rububiyah Allah, mengenal asma wal shifat Allah Subhanahu wa ta’ala. Hendaknya kita jadikan Allah satusatunya zat yang paling kita cintai”.

Atutkah kita cinta kepada apa yang kita miliki sementara kita tidak cinta kepada orang yang memberikan semua itu kepada diri kita. Maka, ketika kita mampu Mahabbatullah. Ma’rifatullah, tauhidullah, insya Allah kesucian fitrah qalbiyah, fitrah ruhiyah niscaya akan didapatkan oleh setiap diri kita masing masing”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar