Sabtu, 16 Mei 2026

Ustadz Yasin

 


Ustadz Yasin adalah salah seorang da’i ilallah dari Desa Tambalangan, kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Diantara kalam beliau:

“Ada beberapa orang yang mereka itu di Tok atau di Stempel oleh Allah (bahwa) mereka itu termasuk orangorang yang dicintai Allah. Jadi mereka itu digaransikan Tuhan. Di garansi ialah ibaratnya itu di asuransikan, di stempel oleh Tuhan bahwa mereka itu termasuk orang yang dicintai oleh Allah. Pertama, innallaha yuhibbul muhsinin, jadi kalimatnya itu dibawa dengan kalimat Inna, jadi inna itu huruf Lit Taukid, untuk meyakinkan bahwasanya Allah itu sesungguhnya Allah itu pasti mencintai  orang yang selalu berbuat baik. Kedua, innallaha yuhibbut tawwabin, Allah itu akan mencintai orang shaleh yang suka bertaubat. Padahal sementara ini, kita urusan dengan amal ibadah kita yang ada, dengan ilmu kita yang ada, dengan kebaikan yang kita lakukan, kita itu merasa tidak berdosa, merasa kada badosa. Merasa cukupai sudah dengan amal ibadah sembahyang, puasa, zakat, haji, kita merasa cukupai sudah, kada usah lagi bataubat, kada usah lagi meminta ampun atas segala dosa, karena merasa baik sudah. Padahal Tuhan menyuruh kita sering sering meminta ampun, minimal sembahyang taubat. Watubu ilaihi jami’a. Bertaubatlah oleh kamu sekalian. Taubatlah oleh kita semua berarti wajib hukumnya bertaubat. Jadi kalau orang kada suah (pernah) sembahyang taubat, jadinya seakan akan belum termasuk orang yang innallaha yuhibbu tawwabin. Ketiga, innallaha yuhibbul muthathahirin, Allah akan mencintai orang yang selalu mensucikan diri. Kita ini (perlu) mensucikan diri daripada dosa dan daripada hadashadas, ada hadas besar dan ada hadas kecil. Peribahasanya orang yang suka berwudhu, selalu suci bersih (maka) Allah sukai, tapi yang lebih penting dari itu adalah membersihkan diri dari segala dosa. Keempat, innallaha yuhibbul mutawakkilin. Allah itu selalu mencintai orang yang selalu bertawakkal kepada Allah, Bertawakkal kepada Allah itu maksidnya, misalnya karena Allah. Nah jadi serahkan lagi kepada Allah, artinya mudahan berhasil , jadi bilanya kita ini bekerja apapun yang kita laksanakan, setelah kita niat karena Allah, lalu kita serahkan kepada Allah, Allah yang menghasilkan, Allah juga yang menghendaki. Kelima, innallaha yuhibbus shabirin. Sabar ini adalah termasuk akhlakul karimah. Sabar di setiap keadaan, yang seperti ini termasuk yang berat. Sabar itu termasuk akhlak dan sabar itu termasuk ibadah.  Sabar ai menjalani hidup ini, adakah kadadakah, jalani saja, sabar. Kada berkeluh kesah. Mensyukuri yang ada hukumnya ibadah, berpahala. Diberi rezki , alhamdulillah. Takana pas belum diberi rezki lagi oleh Allah, jalani dulu, sabar, hukumnya ibadah, bapahala. Keenam, innallaha yuhibbul muksitin, Allah akan mencintai orang yang selalu berbuat adil. Ketujuh, innallaha yuhibbul muttaqin. Allah itu akan mencintai orang yang selalu bertaqwa. Kedelapan, innallaha yuhibbul mutashaddiqin, Allah itu akan mencintai orangorang yang selalu bersedekah. Bersedekah itu semampu kita, kada kawa banayak sedikit, kada kawa sedikit lawan tenaga dengan fikiran, kada kawa jua dengan pikiran, (maka) akur (setuju) barang, cinta barang. Orang yang selalu bersedekah itu inya pertama dihapus dosa dosanya oleh Allah Subhanahu wa ta’ala.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar